Berau, infofurinnews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan gangguan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi sorotan publik. Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, menyatakan bahwa pihaknya telah menggerakkan tim teknis untuk melakukan penanganan secara bertahap di berbagai titik yang dilaporkan warga, termasuk akses strategis menuju Bandara Kalimarau.
Meskipun demikian, Rusnan mengakui bahwa proses pemulihan di beberapa lokasi mengalami hambatan teknis. Kerusakan yang bersumber dari jaringan kabel bawah tanah menyulitkan proses identifikasi titik gangguan secara presisi.
“Sebagian titik sudah kami tangani. Namun ada beberapa lokasi yang masih kami telusuri karena titik putus kabel berada di bawah tanah sehingga cukup sulit ditemukan,” ujar Rusnan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/07/2026).
Dalam upaya mencari solusi, pihak Dishub menghindari opsi pembongkaran total pada jalur kabel bawah tanah tersebut.
Langkah destruktif dinilai justru akan merusak fasilitas pendukung yang telah tertata rapi, seperti keindahan taman kota dan trotoar di sepanjang jalur bandara.
Sebagai alternatif yang lebih efektif, Dishub Berau menyiapkan skema pembangunan jalur kabel baru melalui permukaan tanah.
Saat ini, instansi terkait tengah merampungkan proses pengadaan material yang dibutuhkan agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai.
Rusnan menambahkan, jaringan PJU di kawasan Bandara Kalimarau mulanya merupakan pengerjaan dari instansi lain sebelum akhirnya kewenangan pemeliharaannya beralih ke Dishub Berau.
Meski demikian, pihaknya memastikan tanggung jawab tersebut tetap diselesaikan secara maksimal.
Persoalan fasilitas publik ini juga mendapat perhatian serius dari tingkat pimpinan tertinggi daerah.
Bupati Berau secara konsisten meminta agar perbaikan infrastruktur penerangan jalan segera direalisasikan mengingat fungsinya yang krusial bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat luas.
Sebagai bentuk kewajiban kepada masyarakat, Dishub Berau membuka ruang transparansi dengan membagikan data rekapitulasi serta dokumentasi progres perbaikan di lapangan.
Pihak Dishub berharap masyarakat dapat memahami proses penahapan yang sedang berjalan dan memastikan seluruh laporan warga akan ditindaklanjuti hingga tuntas.
Penulis : Hasan
![]()












