Berau, infofurinnews.com – Seorang warga berusia 25 tahun, Marselinus Nyuk Amai, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Segah, Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Selasa (28/7) pukul 10.47 WITA.
Kepala Seksi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengonfirmasi bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang usai terlihat berkumpul bersama rekan-rekannya di tepi sungai pada Senin (27/7) sekitar pukul 03.00 WITA.
“Korban saat itu berkumpul bersama teman-temannya di tepi Sungai Segah. Ketika rekan-rekannya hendak pulang, korban masih tertidur pulas sehingga tidak dibangunkan,” jelas AKP Suradi dalam keterangannya.
Hilangnya korban baru disadari pada Senin pagi ketika ia tidak kunjung kembali ke kediamannya. Rekan-rekan korban kemudian mendatangi kembali lokasi awal untuk melakukan pengecekan.
Di lokasi kejadian, korban sudah tidak berada di tempat. Namun, sejumlah barang pribadi milik korban termasuk telepon genggam, pakaian, dan kunci sepeda motor ditemukan tertinggal di area parkiran seberang Kampung Punan Malinau.
Menindaklanjuti laporan tersebut, warga setempat bersama unsur aparat keamanan segera menginisiasi operasi pencarian.
Penyisiran intensif yang dilakukan sejak Senin hingga Selasa pagi akhirnya membuahkan hasil ketika tim gabungan menemukan jasad korban di Sungai Segah pada pukul 10.47 WITA.
Korban diidentifikasi bernama Marselinus Nyuk Amai, lahir di Punan Malinau pada 8 Agustus 2000, dan tercatat berdomisili di Kampung Long Ayan, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau.
Personel Polsek Segah yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) segera mengamankan area, melakukan asesmen awal, serta berkoordinasi dengan jajaran pimpinan kepolisian setempat.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, keluarga korban memutuskan untuk tidak melakukan visum et repertum maupun autopsi pada jenazah.
Keputusan tersebut telah dituangkan secara resmi dalam surat pernyataan bermeterai. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan meyakini bahwa insiden tersebut murni kecelakaan akibat tenggelam, serta menegaskan tidak ada indikasi tindak kekerasan.
Menanggapi insiden ini, Polres Berau mengeluarkan imbauan kepada masyarakat luas agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, khususnya pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari, demi mencegah terulangnya kejadian tragis serupa.
Penulis : Hasan
![]()












