Anggaran Dana Desa untuk 2 Portal Kampung Manunggal Jaya diduga Dikorupsi Oknum Kepala Desa

Manunggal Jaya || Berau || infofurinnews.com 19/04/2025Anggaran dana desa kembali dipertanyakan warga terkait dengan anggaran dana desa untuk pembuatan 2 portal yang menelan biaya cukup banyak sehingga menuai protes warga setempat karena tidak sesuai dengan nilai pisik bangunan kalau dirinci kedua bangunan portal tersebut dengan 4 batang kayu Uling dan 2 batang pipa besi diperkirakan hanya menghabiskan anggaran sebesar : 3 Juta Rupiah saja, akan tetapi proyek portal tersebut menelang anggaran sebesar 8 juta sampai 10 juta rupiah ungkap warga setempat kepada media.

Dan menurut informasi dari salah satu sumber terpercaya menjelaskan ~seharusnya kedua portal tersebut di bangun pada tahun 2022 karena anggranya ditahun 2022 namun baru dikerjakan baru-baru ini ditahun 2025 dan menjadi pertanyaan publik kenapa baru dikerjakan tahun 2025 ada apa…!!!

Baca Juga :  Kursi Parlemen: Ketika Politik dan Kesehatan Berbenturan – Pelajaran Verifikasi untuk Media Global

Kepala Desa juga tidak pernah sosialisasi kepada masyarakat untuk anggaran dan pekerjaan kedua portal tersebut sehingga tiba-tiba saja ada di buat portal wargapun kaget dan akhirnya mempertanyakan.

Belum lagi masyarakat yang punya kendaraan roda 4 yang sering melintas di jalan itu tentu sangat terganggu aktivitasnya pasalnya tidak ada orang yang menjaga kedua portal tersebut ungkap salah satu warga setempat.

Baca Juga :  Hukum yang Terbalik di Bontang, Mengapa 8 Lansia Harus Menjadi Tersangka di Tanah Sendiri

dan sekarang portalnya dirobohkan entah siapa yang merobohkan belum diketahui siapa pelakunya terlihat portalnya rebah jadi anggaran yang memakai dana desa itupun menjadi sia-sia ungkap warga.

Warga manunggal Jaya juga menyalahkan kepala desa yang tidak pernah terbuka setiap ada kegiatan proyek yang memakai anggaran (ADD) karena seharusnya disetiap kegiatan dipasangi Plan keterangan terhadap proyek yang dikerjakan agar masyarakat tau nilai pagu anggaran dan siapa yang mengerjakanya terlebih lagi bisa menimbulkan kecurigaan terhadap masyarakat ucap warga setempat**TIm**

Loading