INFOFURINNEWS.COM, Berau, 25 September 2025 – Pertemuan Aliansi Pemuda Tabalar dengan pemerintah Kabupaten Berau pada Kamis kemarin diwarnai ketegangan dan insiden tak terduga. Diskusi yang seharusnya menjadi forum mencari solusi justru berujung pada aksi arogansi dari Camat Tabalar yang menantang salah satu perwakilan pemuda untuk berduel di luar ruangan.
Pertemuan yang berlangsung di kantor Pemkab Berau ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai dinas terkait, Badan Perwakilan Kampung (BPK) Tabalar, serta Camat Tabalar. Fokus utama diskusi adalah tuntutan Aliansi Pemuda Tabalar terkait keterbukaan data dan informasi publik.
Menurut salah satu anggota aliansi yang hadir, ketegangan mulai muncul ketika mereka mempertanyakan data krusial, yaitu peta wilayah dan proses penerbitan Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT). Alih-alih memberikan penjelasan, Camat Tabalar justru menyatakan bahwa data tersebut bersifat “pribadi” dan tidak bisa dibuka untuk umum.
Pernyataan ini langsung disanggah oleh Aliansi Pemuda Tabalar yang mengacu pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Namun, respons dari Camat justru semakin memanas. Ia menantang salah satu perwakilan pemuda dengan nada provokatif.
“Apa maksudmu, ayo kita di luar!” kata Camat Tabalar, menirukan gaya premanisme, menurut kesaksian para pemuda yang hadir.
Tindakan ini dinilai sangat tidak pantas dan jauh dari etika seorang pejabat publik yang seharusnya mengedepankan dialog dan musyawarah.
Perilaku tersebut merusak iklim diskusi yang konstruktif dan menciptakan preseden buruk dalam hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Saat dikonfirmasi setelah kejadian, Camat Tabalar memberikan klarifikasi. Ia membantah tuduhan arogansi dan mengklaim bahwa tindakannya dipicu oleh perwakilan aliansi yang “cenderung menyerang personal yang tidak ada hubungannya dengan materi yang dipermasalahkan di forum.”
Pernyataan Camat ini masih menyisakan banyak pertanyaan. Meskipun ada potensi perdebatan personal, tindakan seorang pejabat yang menantang warga untuk berduel di tengah forum resmi adalah hal yang tidak bisa dibenarkan.
Insiden ini menyoroti kembali pentingnya etika, profesionalisme, dan akuntabilitas para pejabat publik dalam menjalankan tugasnya.
Aliansi Pemuda Tabalar menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan menuntut pertanggungjawaban serta transparansi dari pihak pemerintah.
Pertanyaan seputar data peta dan SKPT masih belum terjawab, dan kini ditambah dengan persoalan baru mengenai integritas dan perilaku pejabat publik di wilayah tersebut.(Tim Red)
![]()












