Berau, INFOFURINNEWS.COM – Menjelang fajar bulan suci Ramadan 1447 H, Yayasan Al-Mukaromah Borneo Nusantara menegaskan dedikasi sosialnya dengan mendistribusikan bantuan pangan masif bagi masyarakat di Kabupaten Berau. Aksi kemanusiaan ini dipusatkan di kantor utama yayasan, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Rinding, pada Minggu (15/02).
Dalam upaya mitigasi dampak fluktuasi harga kebutuhan pokok, yayasan menyalurkan sebanyak 800 paket beras (masing-masing seberat 10 kg).
Bantuan ini menyasar 200 karyawan unit Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah naungan yayasan, serta warga di lingkungan Kelurahan Rinding, khususnya yang berdomisili di RT 04, RT 05, RT 08, dan RT 10.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan stabilitas konsumsi rumah tangga bagi kelompok rentan dan pekerja garda terdepan gizi, agar mereka dapat menyambut bulan suci dengan kesiapan fisik dan ketenangan batin.
Ketua Yayasan Al-Mukaromah Borneo Nusantara Kabupaten Berau, Surianto, dalam pidato resminya menekankan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari nilai kedaulatan pangan yang menjadi pilar organisasi.
“Inisiatif ini bukan sekedar kedermawanan musiman, melainkan manifestasi dari nilai gotong-royong yang menjadi fondasi dasar yayasan kami. Di tengah dinamika ekonomi global yang berdampak ke daerah, kami ingin memastikan para pejuang program MBG dan warga sekitar memiliki ketahanan pangan yang tangguh untuk memasuki Ramadan dengan khidmat,” tegas Surianto.
Beliau juga menggarisbawahi bahwa transparansi dan akurasi data penerima menjadi kunci utama agar setiap butir bantuan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Secara khusus, Surianto memberikan penghormatan tinggi kepada Pemerintah Pusat atas inspirasi program kesejahteraan yang menjadi katalisator berdirinya yayasan ini. Ia memuji visi kepemimpinan yang berfokus pada penguatan gizi dan kesejahteraan rakyat.
“Keberadaan dan keberlanjutan yayasan ini tidak lepas dari inspirasi serta arah kebijakan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Melalui implementasi program-program strategis beliau, kami memiliki instrumen dan semangat untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat Berau. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perpanjangan tangan visi besar Presiden dalam mengentaskan kerawanan pangan dan memperkuat gizi nasional dari akar rumput,” ungkapnya dengan nada optimis.
Menutup pernyataannya, Surianto berharap aksi ini menciptakan efek domino yang mendorong sektor swasta dan lembaga sosial lainnya di Kalimantan Timur untuk lebih proaktif dalam jaring pengaman sosial.
“Harapan besar saya adalah bantuan ini meringankan beban ekonomi keluarga sehingga masyarakat dapat lebih fokus pada ibadah dan peningkatan kualitas hidup. Kami berkomitmen menjadikan yayasan ini sebagai mitra strategis kesejahteraan di Berau melalui pemberdayaan yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan jangka pendek,” pungkasnya.
“kami terima kasih kepada Badan Gizi Nasional yang telah memberikan kepercayaan dan manfaat bagi masyarakat, bisa menyumbang ketahanan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan,”Tambahannya
Berbasis di Kelurahan Rinding, Kabupaten Berau, yayasan ini merupakan lembaga non-profit yang bergerak dalam transformasi sosial, pendidikan, Agama, dan penguatan gizi.
Melalui inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG), yayasan berupaya membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul di wilayah Kalimantan Timur.(AH/Tim Red)
![]()












