Berita  

PT Berau Coal Diduga Abaikan Bukti Kepemilikan Lahan, Konflik dengan Warga Kian Memanas

INFOFURINNEWS.COM, BERAU – Situasi tegang menyelimuti Kabupaten Berau setelah PT Berau Coal, salah satu perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia, dituding mengabaikan permintaan bukti resmi dari kepolisian terkait dugaan sengketa lahan. Konflik ini melibatkan seorang warga bernama Robiansyah, yang mengklaim kepemilikan sah atas lahan yang kini digarap oleh subkontraktor PT Berau Coal, PT FAD.

Meskipun Robiansyah telah menyerahkan bukti Surat Hak Milik (SHM) kepada pihak kepolisian, PT Berau Coal hingga kini dilaporkan belum memberikan surat balasan dari kepolisian untuk mengkonfirmasi status sengketa tersebut.

Hal ini memicu kecurigaan dan kemarahan publik, termasuk dari tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga :  BURUH BERAU ANGKAT KARTU MERAH: PEMDA AMBIL ALIH KENDALI UPAH DAN JANJI TINDAK TEGAS PERUSAHAAN NAKAL

Abdul Hasan, salah satu tokoh masyarakat, menegaskan bahwa ketidaktransparanan PT Berau Coal akan berdampak serius. Ia dan warga berencana untuk melakukan aksi nyata dalam waktu dekat dengan menaiki lahan yang disengketakan tersebut.Langkah ini diambil sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan sikap acuh tak acuh perusahaan dan untuk menuntut keadilan bagi Robiansyah.

“Kami sudah memberikan semua bukti yang diperlukan kepada pihak kepolisian, tapi kenapa mereka (PT Berau Coal) tidak bisa memberikan surat balasan yang menyatakan status sengketa ini? Ini ada apa?” ujar Hasan dengan nada geram.

Baca Juga :  Seorang Remaja Siswa SMP Didesa Santan Ulu Diterkam Buaya Saat Mancing.

“Jika tidak ada itikad baik, kami akan naik ke lahan itu. Masyarakat akan bersama Robiansyah menuntut haknya.” Tambahannya

Konflik ini menyoroti kembali isu krusial terkait hubungan antara perusahaan tambang dan masyarakat adat atau pemilik lahan. Tanpa adanya penyelesaian yang transparan dan adil, ketegangan antara kedua belah pihak diprediksi akan terus meningkat, dan dapat memicu eskalasi konflik sosial yang lebih besar. Semua mata kini tertuju pada PT Berau Coal dan bagaimana mereka akan merespons tuntutan masyarakat ini.(Tim Red)

Loading