Adat, Berau  

Berau Rayakan Hari Jadi ke-73 dan Tanjung Redeb ke-216 di Tengah Tantangan Karhutla dan Komitmen Penguatan Sinergi

Berau, infofurinnews.com – 14 September 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 di Gedung DPRD Kabupaten Berau.

Sidang paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Berau, Ir. Dedy Okto Nooryanto, S.T., didampingi Plt. Sekretaris DPRD, Ir. Hj. Maulidiyah, M.Sc.

Sidang terbuka untuk umum ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd., Wakil Bupati H. Gamalis, S.E., Sekretaris Daerah Muhammad Said, S.H., M.H., serta para tokoh masyarakat, raja-raja dari Kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur, dan tamu undangan lainnya.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua DPRD Berau Ir. Dedy Okto Nooryanto menegaskan pentingnya momentum hari jadi sebagai sarana introspeksi diri dalam menghadapi dinamika zaman. Ia juga menyoroti peran strategis kedua kesultanan di Berau sebagai pilar sejarah dan mitra pemerintah.

Baca Juga :  Membongkar Praktik Biayaya Terselubung Di TK Negri Sambaliung, Ketika Kebutuhan Operasional Sekolah Di bebankan Kepada Orang Tua

“Kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur memiliki peran penting terhadap pembangunan di Kabupaten Berau, serta menjadi elemen strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kebersamaan, kedamaian, dan persatuan bangsa,” ujar Dedy Okto Nooryanto dalam pidatonya.

Sidang Paripurna yang mengusung tema SDM Berdaya, Budaya Terjaga, Ekonomi Lestari, Berau Sejahtera ini juga menyoroti tantangan nyata yang tengah dihadapi daerah, khususnya terkait dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan panjang dan ancaman kebakaran hutan serta lahan (karhutla).

Menyambung hal tersebut, Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya memaparkan perkembangan penanganan darurat karhutla di wilayahnya.

Ia menyampaikan bahwa titik panas di Berau sempat mencapai angka tertinggi di Kalimantan Timur yakni 779 titik pada 29 Agustus 2026 lalu, namun kini berangsur membaik.

Baca Juga :  Kontraktor Lokal Berau Protes Syarat Tender Proyek, Desak Pemkab Evaluasi Aturan AMP

“Berdasarkan data di bulan September 2026, titik panas di Berau telah turun signifikan menjadi 50 titik. Meskipun hujan dengan intensitas kecil mulai turun dan membantu mendinginkan wilayah kita, kesiapsiagaan harus terus dijaga mengingat dinamika cuaca yang masih rawan,” ungkap Bupati Sri Juniarsih.

Bupati turut memberikan apresiasi tinggi kepada tim gabungan di garis depan mulai dari BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni, pihak swasta, hingga unsur terkait yang terus bekerja keras memadamkan api di tengah medan yang berat.

Menutup rangkaian sidang paripurna yang diwarnai dengan penayangan capaian pembangunan, persembahan tarian daerah seperti Jappin Banua Barrau dan Rentak Rebana, serta pemotongan Puncak Rasul, Ketua DPRD Berau resmi menutup rapat dengan mengetukkan palu sebanyak tiga kali seraya memanjatkan doa agar Bumi Batiwakkal senantiasa diberikan kemajuan, kesejahteraan, dan ridho dari Allah SWT.

Baca Juga :  Bau Amis Tata Kelola Logistik Dispora Berau, Rp961 Juta Cuma Jadi Pajangan

Penulis : Hasan

Loading